Sabtu, 25 Februari 2012

Kecamatan Baros Menjadi Daerah Pengembangan Tambang

Jenis bahan pertambangan yang potensial diusahakan di Kabupaten Serang adalah bahan galian golongan C, yaitu: batu andesit (sebagai bahan bangunan langsung ataupun dapat diproses menjadi komoditi seperti split, serta batuan basal yang masif), tanah liat yang berasal dari lapukan tufa Banten dan pasir.
  • Batuan Andesit dan Batuan Basal
Batu andesit dari lelehan lava, secara fisik cukup keras, memperlihatkan struktur versikuler di bagian permukaan dan hampa air seluruhnya retak-retak (terkekarkan) dengan pola tertentu.
Batu andesit sebagai komponen breksi, merupakan bongkahan-bongkahan besar yang padu, sebagai suatu kesatuan yang kompak, tertanam dalam suatu masa dasar berupa pasir dan kerikil.
Batuan beku, yang berasal dari lelehan lava dan sebagai komponen breksi dan intrusi batuan basal.
Batuan beku basal, merupakan tubuh intrusi dari jenis yang homogen pada suatu tempat, kompak, padat dan padu dan biasanya mudah dibedakan dengan jenis batuan lainnya.
  • Tanah liat

Tanah liat terbentuk dari hasil pelapukan lanjut suatu batuan dasar. Tanah pelapukan yang masih berada di lokasi batuan induknya biasanya memiliki komposisi ukuran butir yang beraneka ragam, dari halus hingga kasar, lazimnya disebut tanah laterit. Sedangkan tanah pelapukan yang telah mengalami proses pengikisan, pelarutan dan pengangkutan oleh aliran air hingga diendapkan kembali pada lokasi lain yang lebih rendah akan mengalami pemilahan dan ukuran butirnya pun menjadi relatif seragam yakni halus, lazimnya disebut tanah liat. Tanah liat yang dianggap cukup baik sebagai bahan baku perkakas rumah tangga atau sebagai bahan baku genteng, bata dan lainnya, biasanya yang berasal dari pelapukan batuan yang mengandung mineral silika. Tanah liat yang berada di Kabupaten Serang diduga merupakan hasil pelapukan batu pasir tufaan atau tufa berbatu apung.
Wilayah penambangan tanah liat diantarnya di dataran rendah Bojonegara.
  • Pasir
Selain dua komoditi di atas, komoditi galian C lainnya yang cukup potensial adalah penambangan pasir, yang penambangannya diarahkan di wilayah Baros dan Pamarayan.
(Source : Website Kab. Serang)

Cara Mencari dan Mendaftar NISN dan NPSN

Tahukah Bapak dan Ibu bahwa Situs Dapodik sudah pindah alamat? Bagi yang belum tahu, baiklah kami berbagi informasi melalui postingan kali ini, bahwa dapodik sekarang tidak mengelola data-data yang sebelumnya menjadi tanggung jawab dapodik. Jadi, jika kita bermaksud mencari, mengecek atau mendaftarkan data NISN siswa tempatnya klik DI SINI atau jika akan mencari atau mendaftarkan NPSN tempatnya klik DI SINI . Sebenarnya sih, bukan pindah alamat, tapi lebih tepatnya ganti lembaga pengelola, yakni Pusat Data dan Statistik Pendidikan. Mau ke sana ? Klik DI SINI . Lho, ko, judul laman yang tertulis di blog ini masih Dapodik? Hehehehe.....maaf  Kangguru, itu sengaja supaya cepat nyambung karena yang baru belum begitu dikenal. Kita masih akrab dengan yang lama bukan?!.

Demikian, semoga ini bermanfaat.

Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah

Profil UPTD Pendidikan Kecamatan Baros Kabupaten Serang

A. Sejarah Singkat UPT Dindik Kec. Baros
B. Konsep Gan.......!!

Agenda Kegiatan Kepala UPT

  1. Agenda Mingguan
  2. Agenda Bulanan
  3. Agenda Tahunan
  4. Maaf ini entry konsep

Pengertian Pendidikan

Pendidikan dalam bahasa Yunani berasal dari kata padegogik yaitu ilmu menuntun anak. Orang Romawi melihat pendidikan sebagai educare, yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yang dibawa waktu dilahirkan di dunia. Bangsa Jerman melihat pendidikan sebagai Erziehung yang setara dengan educare, yakni : membangkitkan kekuatan terpendam atau mengaktifkan kekuatan atau potensi anak. Dalam bahasa Jawa, pendidikan berarti pengolahan, mengolah, mengubah kejiwaan, mematangkan perasaan, pikiran, kemauan dan watak, mengubah kepribadian sang anak.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pendidikan berasal dari kata dasar didik (mendidik), yaitu : memelihara dan memberi latihan (ajaran, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan pendidikan mempunyai pengertian : proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses perbuatan, cara mendidik. Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.
Dari pengertian-pengertian dan analisis yang ada maka bisa disimpulkan bahwa pendidikan adalah upaya menuntun anak  sejak lahir untuk mencapai kedewasaan jasmani dan rohani, dalam interaksi alam beserta lingkungannya.
Dalam pendidikan terdapat dua hal penting yaitu aspek kognitif (berpikir) dan aspek afektif (merasa). Sebagai ilustrasi, saat kita mempelajari sesuatu maka di dalamnya tidak saja proses berpikir yang ambil bagian tapi juga ada unsur-unsur yang berkaitan dengan perasaan seperti semangat, suka dan lain-lain. Substansi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah membebaskan manusia dan menurut Drikarya adalah memanusiakan manusia. Ini menunjukan bahwa para pakar pun menilai bahwa pendidikan tidak hanya sekedar memperhatikan aspek kognitif saja tapi cakupannya harus lebih luas.